Home » Kesehatan » 8 Cara Ampuh Mengatasi Bibir Kering saat Puasa, Terapkan Yuk!
Mengatasi bibir kering dan pecah-pecah saat puasa

8 Cara Ampuh Mengatasi Bibir Kering saat Puasa, Terapkan Yuk!

Parents, Masalah bibir kering dan pecah-pecah umum dialami oleh banyak orang saat puasa. Puasa seringkali membuat tubuh mengalami dehidrasi, termasuk bibir yang dapat menjadi kering dan pecah-pecah. Selama 13 jam penuh menahan diri dari makan, minum, dan aktivitas tertentu. Oleh karena itu tentunya kondisi bibir kering dan pecah-pecah dapat menyebabkan tidak nyaman dan membuat penampilan jadi kurang maksimal dan terlihat pucat.

Atas masalah itu, penting bagi kita untuk memahami cara mengatasi bibir kering secara efektif agar puasa tetap nyaman tanpa gangguan yang tidak perlu. Selain itu perlu juga perawatan khusus untuk menjaga kesehatan bibir selama bulan suci ini, bukan hanya itu diri sendiri namun juga untuk anak dan keluarga kita. Berikut adalah 8 cara ampuh mengatasi bibir kering saat puasa Ramadan.

1. Minum Air Secukupnya saat Berbuka dan Sahur

Perbanyak minum air putih
Perbanyak minum air putih – Sumber : Freepik

Penting untuk memastikan tubuh tetap terhidrasi selama bulan puasa. Salah satu cara terbaik untuk mengatasi bibir kering adalah dengan meminum air secukupnya saat berbuka dan sahur. Jangan menunggu hingga merasa sangat haus, tetapi usahakan untuk minum air secara teratur agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Parents bisa menggunakan metode 2-4-2, di mana kita meminum dua gelas air saat berbuka, empat gelas air sepanjang malam, dan dua gelas saat sahur.

2. Hindari Konsumsi Makanan Asin dan Pedas Berlebihan

Hindari makanan pedas dan asin
Hindari makanan pedas dan asin – Sumber : Freepik

Makanan yang yang menjadi kebiasaan kita saat buka puasa yakni makanan asin dan pedas. Padahal makanan tinggi garam atau pedas dapat membuat bibir lebih rentan mengalami kekeringan. Kurangi konsumsi makanan yang mengandung garam berlebihan dan beralihlah pada makanan yang lebih seimbang. Jangan lupa untuk mencoba mengurangi konsumsi makanan yang terlalu pedas, karena dapat menyebabkan iritasi pada bibir dan kulit sekitarnya.

Cari Tahu Juga :  Download Ramadan Planner 2024 untuk Ramadan Lebih Produktif

3. Konsumsi Buah-Buahan Segar yang Tinggi Air

Perbanyak makan buah-buahan segar
Perbanyak makan buah-buahan segar – Sumber : Freepik

Mengonsumsi buah-buahan segar yang memiliki kandungan air yang tinggi dapat membantu menjaga kelembapan tubuh. Buah-buahan seperti semangka, melon, pir, jeruk dan mentimun bisa menjadi pilihan untuk menu buka puasa. Selain memberikan nutrisi penting, konsumsi buah-buahan segar juga dapat membantu mengatasi bibir kering dan menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan. Yuk sediakan selalu buah-buahan sebagai menu wajib saat buka puasa.

4. Hindari Makanan dan Minuman yang Mengandung Kafein Saat Buka dan Sahur

Hindari minum yang mengandung kafein
Hindari minum yang mengandung kafein – Sumber Freepik

Makanan dan minuman yang mengandung kafein, seperti kopi dapat memiliki efek dehidrasi pada tubuh. Untuk menghindari bibir kering, sebaiknya hindari konsumsi kafein. Namun bagi sebagian orang apabila kopi merupakan minuman wajib, sebaiknya membatasi konsumsinya sebanyak satu cangkir saja. Sebagai gantinya pilih minuman yang lebih bersifat menghidrasi seperti air putih atau jus buah segar.

5. Oleskan Madu atau Minyak Zaitun pada Bibir

Olesi bibir dengan minyak zaitun
Olesi bibir dengan minyak zaitun – Sumber : Freepik

Madu dan minyak zaitun alami memiliki sifat pelembap yang baik untuk kulit, termasuk bibir. Oleskan sedikit madu atau minyak zaitun pada bibir sebelum tidur atau setelah berbuka untuk menjaga kelembapan bibir. Kedua bahan ini juga memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan pada bibir pecah-pecah.

6. Hindari Menjilat Bibir atau Menggigit dan Mengelupas Kulit Bibir

Hindari kebiasaan menjilat bibir
Hindari kebiasaan menjilat bibir – Sumber : Freepik

Nah Parents, kita cenderung memiliki kebiasaan menjilat bibir untuk menghilangkan bibir kering. Kebiasaan lain juga menggigit dan mengelupaskan kulit bibir yang kering. Sebenarnya kebiasaan ini dapat membuat kondisi bibir semakin parah. Cobalah untuk menghindari kebiasaan ini dan biarkan bibir sembuh secara alami. Jika bibir terasa sangat kering, gunakan pelembap bibir atau salep khusus untuk membantu proses penyembuhan.

Cari Tahu Juga :  Parents, Efek Gas Air Mata Lebih Berbahaya Pada Anak-Anak

7. Gunakan Scrub Bibir Alami

Menggunakan Lip scrub – Sumber : Okezone

Pengelupasan kulit mati pada bibir dapat membantu mempercepat proses penyembuhan dan menjaga kelembapan. Anda dapat membuat scrub bibir alami dengan mencampurkan gula halus dengan sedikit madu atau minyak zaitun. Gosokkan campuran tersebut pada bibir secara lembut selama beberapa menit, lalu bilas dengan air. Lakukan ini satu hingga dua kali seminggu untuk hasil yang optimal.

8. Jaga Kebersihan Bibir dan Area sekitarnya

Merawat kebersihan bibir
Merawat kebersihan bibir – Sumber : Freepik

Kebersihan bibir dan area sekitarnya juga penting untuk mencegah infeksi dan menjaga kesehatan kulit. Gunakan lip balm atau pelembap bibir dengan aplikator bersih untuk menghindari penyebaran kuman. Hindari berbagi produk perawatan bibir dengan orang lain, terutama jika Parents memiliki luka kecil pada bibir.

Parents, itulah beberapa tips mengatasi bibir kering dan pecah-pecah saat menjalani puasa Ramadan. Bibir kering saat puasa bisa menjadi tantangan, tetapi dengan langkah-langkah yang tepat, kita dapat mengatasi masalah ini dan tetap fokus pada ibadah. Ingatlah bahwa perawatan bibir tidak hanya tentang penampilan, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan secara keseluruhan, baik diri sendiri maupun keluarga kita. Selamat menjalani bulan Ramadan dengan penuh keberkahan dan kesehatan.

Follow Official WhatsApp Channel Parentspedia.com untuk mendapatkan worksheets dan artikel-artikel terkini.

Bagaimana Reaksinya, Parents?
+1
6
+1
4
+1
3
+1
+1
1
+1
+1

Tim Admin

Tim Admin Parentspedia

More Reading

Post navigation

Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *