Home » Ayah » Harus Tahu! Ayah Sering Bersama Anak Manfaatnya Dahsyat, Kenapa Ya?
Ayah dan anak

Harus Tahu! Ayah Sering Bersama Anak Manfaatnya Dahsyat, Kenapa Ya?

Kenapa Ya? Pertanyaan untuk kita para ayah yang selama ini terlalu sibuk bekerja. Saking sibuknya sangat sedikit sekali waktu yang dapat kita habiskan bersama anak. Sebagai orangtua, sudah semestinya memang untuk berusaha memenuhi kebutuhan anak. Namun perlu kita pahami bersama, anak bukan hanya memerlukan kebutuhan fisik saja seperti makanan, pakaian, mainan dan sebagainya. Anak memerlukan juga kebutuhan bagi psikisnya seperti interaksi dengan orangtua, khususnya interaksi dengan ayahnya.

Ayah yang sering meluangkan waktu untuk bermain dengan anak-anak sejak kecil akan mungkin merasa lebih mudah untuk mengontrol perilaku dan emosi mereka saat mereka tumbuh dewasa. Karena sepanjang usianya, anak merasa dekat dengan kita, ayahnya. Di sisi lain sebagai ayah, kita dapat memantau tumbuh kembang anak tanpa harus mengganggu kesenangan mereka.

Melansir dari sciencedaily.com, para akademisi dari Fakultas Pendidikan, Universitas Cambridge dan LEGO Foundation melakukan studi dengan mengumpulkan bukti terpisah dari 40 tahun terakhir untuk memahami lebih lanjut tentang ayah yang bermain dengan anak-anak mereka ketika mereka masih sangat muda (usia 0-3 tahun).

Anak lebih terlibat dalam permainan fisik saat bersama ayah

Ayah Bermain
Aktivitas ayah saat bersama anak

Para peneliti mencari tahu perbedaan cara bermain dengan anak antara ayah dengan bunda dan dampaknya terhadap perkembangan anak. Hasil temuan menunjukan ada banyak kesamaan antara ayah dan ibu secara keseluruhan. Namun ayah lebih banyak terlibat dalam permainan fisik bahkan dengan anak bungsu. Aktivitasnya seperti menggelitik, mengejar, dan menunggang kuda.

Cari Tahu Juga :  Ini Musuh Terbesar Orangtua Dalam Mendidik Anak, Kenapa Ya?

Dampaknya pada perkembangan dapat membantu anak-anak untuk belajar mengendalikan perasaan mereka. Kemudian cara ayah bermain dengan anak juga dapat membuat mereka lebih baik dalam mengatur perilaku mereka sendiri. Sebuah keterampilan interpersonal untuk saat di mana mereka memasuki lingkungan yang sangat memerlukan keterampilan itu, terutama sekolah. Selain itu, aktivitas bermain antara orangtua dan anak mendukung pula keterampilan sosial, kognitif, dan komunikasi.

Cara ayah bermain dengan anak dapat membuat mereka lebih baik dalam mengatur perilaku mereka sendiri.

kenapaya.id

Manfaat ayah sering bermain bersama anak

Universitas Cambridge melakukan peninjauan data dari 78 studi antara tahun 1977 dan 2017 yang kebanyakan dilakukan di Eropa atau Amerika Utara. Para peneliti menganalisis informasi gabungan untuk sebuah pola tentang seberapa sering ayah dan anak bermain bersama, sifat permainannya, dan kemungkinan kaitannya dengan perkembangan anak.

Hasilnya rata-rata, mereka menemukan bahwa kebanyakan ayah bermain dengan anak mereka setiap hari. Aktivitas permainan cenderung lebih bersifat fisik. Dari aktivitas antara ayah dengan anak itu, ada banyak manfaat yang berkaitan dengan perkembangan anak. Manfaat tersebut antara lain.

1. Melatih anak mengelola emosinya agar lebih stabil

Senang
Emosi anak lebih stabil

Hampir dalam semua studi yang pernah dilakukan, selalu ada korelasi yang konsisten saat ayah bermain bersama anak dengan kemampuan anak dalam mengendalikan perasaan mereka. Anak-anak yang menikmati waktu bermain berkualitas tinggi dengan ayah mereka cenderung tidak menunjukkan hiperaktif atau masalah emosi dan perilaku.

Cari Tahu Juga :  Cara Membantu Orangtua Yang Kehilangan Anak Akibat Tragedi

Di sisi lain sebaliknya jika anak kurang mendapatkan perhatian dari orangtua, terutama kita selaku ayahnya, maka anak akan merasa terabaikan. Perasaan terabaikan yang anak kita rasakan akan mendorongnya untuk melakukan sesuatu yang dapat menarik perhatian. Misalnya, menangis, merusak perabotan, membangkang atau mengganggu saudaranya. Kalau hal itu kita biarkan begitu saja, secara perlahan akan dapat mempengaruhi kondisi emosi anak.

2. Meningkatkan kecerdasan anak

Cerdas
Anak cerdas sedang membaca buku

Aktivitas kita bermain bersama anak bukan hanya sebagai sarana refreshing. Namun juga dapat menjadi upaya untuk membantu meningkatkan kecerdasannya. Anak yang dekat dengan orangtua dapat memiliki tingkat IQ yang lebih tinggi. Mengapa? Karena anak merasakan kebahagiaan atas setiap perhatian, dukungan dan rasa kasih sayang kita, orangtuanya. Anak juga merasa lebih tenang dan nyaman sehingga dapat lebih fokus dalam belajar.

Orangtua yang kompak untuk mau meluangkan waktunya bersama anak dapat juga memompa motivasi belajarnya. Jika anak dapat fokus dan motivasi belajar sudah tumbuh maka tentunya dapat membuat kecerdasannya meningkat. Dengan demikian sudah pasti prestasi belajar bukan menjadi hal yang tidak mungkin untuk bisa anak kita capai.

Sebuah pandangan dari Dr. David Popenoe, sosiolog dan Co-Director di The National Marriage Project Rutgers, The University of New Jersey menyebutkan bahwa anak yang banyak berinteraksi dengan mengobrol dan menghabiskan harinya bersama ayah juga ibu rata-rata memiliki IQ lebih tinggi. Tak hanya lebih cerdas, anak-anak yang dekat dengan ayahnya juga dipercaya memiliki kemampuan berbahasa dan kognitif yang lebih baik.

Cari Tahu Juga :  Kumpul Lebaran, Anak Kok Takut Saat Bertemu Orang Baru, Kenapa Ya?

3. Menumbuhkan rasa percaya diri dan keberanian anak

Percaya diri
Anak lebih percaya diri

Menurut studi dari Oxford University terhadap 129 keluarga di AS menemukan bahwa anak yang diasuh dan dekat dengan sosok ayah biasanya akan tumbuh menjadi pribadi yang tenang dan mengesankan. Anak juga cenderung memiliki tingkah laku yang terpuji, lebih peduli terhadap orang lain dan lebih percaya diri.

Dari studi itu, artinya kehadiran kita, ayah dan bundanya dalam aktivitas pengasuhan dapat berpengaruh pada tumbuhnya keberanian dan rasa percaya diri anak. Dalam hal ini, misalnya dorongan dan dukungan yang kita berikan dalam aktivitas bermain bersama dapat membuat anak menjadi pribadi yang berani dan penuh percaya diri.

4. Anak lebih bahagia dan memiliki kedekatan emosional

Anak Bahagia
Anak bahagia bersama ayah

Salah satu manfaat yang tidak kita ragukan lagi. Jelas pasti terjadi kedekatan emosional yang kuat antara anak dengan orangtuanya. Anak selalu merasa bahwa orangtuanya selalu mendukung setiap langkah yang diambilnya, sehingga anak merasakan kenyamanan dalam keluarga. Tentu hal ini akan mempengaruhi juga hubungan sosialnya dengan lingkungan.

Dr. Paulus Ramchandani dalam studi Oxford yang diterbitkan dalam Jurnal Psikologi Anak dan Psikiatri, menemukan bahwa keterlibatan ayah dalam interaksi dengan anak aktivitas sehari-hari berpengaruh terhadap kondisi perkembangan psikologis anak. Anak tumbuh dengan kondisi lebih bahagia dan memiliki emosi yang lebih tenang.

5. Hubungan pergaulan dapat terkontrol dengan baik

Pergaulan anak
Pergaulan anak yang sehat

Manfaat yang kita rasakan saat anak lebih dekat dengan orangtua adalah dapat mendampingi mereka dalam menjalin hubungan pergaulannya. Kedekatan dengan anak membuat kita semakin akrab, sehingga anak menjadi lebih terbuka. Anak tidak segan untuk berbagi cerita mengenai pergaulannya. Nah, dari sanalah kita dapat membimbingnya agar anak bisa menjalani pergaulannya secara sehat.

Saat orangtua semakin akrab dengan anak, maka anak tidak segan untuk berbagi cerita mengenai pergaulannya.

kenapaya.id

Kemudian karena pergaulannya sudah kita dampingi dan bimbing sejak kecil, maka manfaat jangka panjangnya saat anak kita berusia remaja, mereka akan terhindar dari berbagai masalah pergaulan seperti seks bebas, penyalahgunaan narkoba, LGBT dan beragam perilaku menyimpang lainnya.

Cari Tahu Juga :  Macam-Macam Bullying Dan Cara Melindungi Anak Dari Bullying

Sebenarnya masih banyak manfaat ketika kita para orangtua aktif berinteraksi bersama anak. Tentunya setiap orangtua merasakan manfaat yang berbeda-beda. Sebagai orangtua, tentu kita menginginkan anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan dengan baik. Untuk itu, antara kita dengan pasangan harus sama-sama turut andil dalam mengasuh, merawat dan menjaga anak.

Jadi walau bagaimanapun, sesibuk apapun aktivitas kita dalam memenuhi kebutuhan keluarga, sudah semestinya kita harus bisa memiliki waktu buat bermain, belajar dan berinteraksi dengan anak baik secara langsung maupun melalui media saat di mana pun kita berada.

What’s your Reaction?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

Tim Admin

Tim Admin Parentspedia

More Reading

Post navigation

Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *